Keboodohan Rossi Berbuah Kegagalan

Balapan MotoGP di Valencia sebagai seri terakhir MotoGP yang menyisakan Rossi dan Lorenzo untuk memperebutkan gelar juara dengan peluang Rossi terbesar untuk meraih gelar juara dengan perbedaan poin tidak terlalu jauh dengan Lorenzo. Poin Rossi yang 312 tidak terlalu jauh dari Lorenzo yang hanya memiliki poin 305.
Di atas kertas Rossi harus berada di atas Lorenzo atau cukup berada setingkat di belakang Lorenzo saat balapan ,maka Rossi akan meraih gelar juara dunia ke 8 nya. Tapi apa mau dikata karena kebodohan Rossi di balapan GP Malaysia ketika menendang stang Marc Marquez yang menempel ketat Rossi, rupanya Rossi tidak tahan dengan serangan mental yang diberikan Marquez, Rossi terlihat kaget dan stress karena gangguan Marquez sepanjang lomba, sehingga akhirnya Rossi menendang stang motor Marquez dan Marquezpun terjatuh, akhirnya Rossi kena penalti start dari paling belakang di GP Valencia.
Tapi penggemar fanatik Rossi tetap menaruh harapan percaya bahwa Rossi pasti juara dan akan meraih gelar ke-8 nya.
    Di GP Valencia, start dari urutan buncit Rossi langsung melesat ke posisi 12, satu persatu pembalap di depannya dilewatinya, luarbiasa sampai akhirnya Dovozioso dengan Ducati yang berada pada urutan 4 juga dilewatinya. Sekilas seperti ada harapan Rossi meraih juara dunia ke 8 nya. Tapi untuk mengejar Pedrosa yang berada diurutan ke 3 adalah hal yang mustahil, karena Pedrosa dengan tunggangan Hondanya lebih cepat dari Rossi. Alhasil, bukannya mengejar Pedrosa, tapi justru Rossi dengan Yamahanya semakin jauh tertinggal oleh Pedrosa dan Marquez yang memang tidak berniat mengejar Lorenzo, walaupun telihat tunggangan mereka lebih cepat dari tunggangan Lorenzo. Sepertinya Pedrosa dan Marquez cukup puas dengan  hanya membendung Rossi dan mengawal Lorenzo hingga garis finish. Dengan kenggulan angka 330 meninggalkan Rossi yang hanya memiliki poin 325, dan Lorenzo pun mengubur impian Rossi meraih gelar juara dunia ke 8 nya.
Lorenzo Juara!
Jalannya lomba sendiri terlihat monoton, di barisan depan hanya diisi 3 pembalap Lorenzo yang memimpin balapan dan Marquez-Pedrosa, yang tampak hanya mengawal Lorenzo, tidak tampak rencana untuk menyalip lorenzo walaupun tunggangan mereka mampu untuk itu. dan posisi mereka tetap seperti itu sampai finish. Tontonan menarik justru diperlihatkan Rossi yang dari barisan belakang yang melejit melewati pembalap di depannya satu persatu sampai akhirnya mentok di urutan ke 4.
Dan MotoGP 2015 pun diraih Jorge Lorenzo dari timYamaha, dengan menyamai rekor 16 kali juara yang dimiliki Honda sebelumnya, serta menjadi juara dunia ke 3 kalinya bagi Lorenzo. Dengan senyum lebar Lorenzo seperti menyiratkan pesan kepada Yamaha, bahwa "tak perlu Rossi untuk jadi juara, cukup aku saja".



Selamat buat penggemar Lorenzo dan penggemar Rossi, tunggu tahun depan (kalau belum didepak Yamaha!)


Comments
0 Comments

No comments:

Post a Comment

« »
« »
« »